08 Februari 2017

Pembagian Bank dan Penjelasanya Terlengkap

Pembagian Bank Terlengkap dan Terbaru, Bukusemu, bank modern, buku semu, pembagian bank mennurut

Pembagian Bank Menurut Jenisnya

#1  Bank Sentral

Bank Sentral adalah sebuah badan keuangan yang pada umumnya dimiliki oleh pemerintah, dan bertanggung jawab untuk mengatur kestabilan badan-badan keuangan serta menjamin agar kegiatan badan-badan keuangan tersebut dapat menciptakan tingkat kegiatan ekonomi yang tinggi dan stabil.

Bank sentral di Indonesia adalah Bank Indonesia. Salah satu fungsi dari Bank Indonesia adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.

Menurut ahli Samuelson, bank sentral memiliki sejumlah tujuan dalam menjalankan kebijakan moneter sesuai dengan tujuan ekonomi makro.

  • Tujuan Ekonomi Makro

  1. Mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkesinambungan;
  2. Penggunaan tenaga kerja yang tinggi ( tingkat pengangguran yang rendah );
  3. Stabilitas harga;
  4. Stabilitas suku bunga;
  5. Stabilitas pasar keuangan; dan
  6. Stabilitas pasar nilai tukar.


#2  Bank Umum

Bank Umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa lalu lintas pembayaran.

  • Usaha dan Fungsi Bank Umum

  1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan dll;
  2. Memberikan kredit dan menerbitkan surat pengakuan utang;
  3. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri maaupun kepentingan nasabah;
  4. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga.


#3  Bank Syariah ( UU No. 21 Tahun 2008 )

Bank Syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah. Prinsip Syariah adalah prinsip hukum islam dalam kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan fatwa dibidang Syariah.

  • Kegiatan Usaha Bank Syariah

  1. Membeli surat berharga berdasarkan prinsip syariah yang diterbitkan oleh pemerintah dan atau bank Indonesia;
  2. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan pihak ketiga atau antar pihak ketiga berdasarkan prinsip Syariah;
  3. Melakukan usaha kartu kredit dan atau kartu pembayaran berdasarkan prinsip Syariah.

  • Hal-hal yang dilarang untuk Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah ( UUS )

  1. Melakukan kegiatan usaha yang bertentangan dengan prinsip syariah;
  2. Melakukan kegiatan jual beli saham secara langsung dipasar modal;
  3. Melakukan kegiatan usaha perasuransian, kecuali sebagai agen pemasaran produk asuransi syariah.


#4  Bank Perkreditan Rakyat ( BPR )

BPR adalah bank yang menerima simpanan dari masyarakat hanya dalam bentuk deposito berjangka ( dalam jangka pendek waktunya bisa 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan; Jangka menengah waktunya antara 1 tahun 1–2 tahun; Sedangkan jangka panjang waktunya 5 tahun atau 5 tahun keatas), tabungan atau bentuk lainnya dan memberikan pinjaman kepada masyarakat.


Pembagian Bank Menurut Bentuk Badan Hukum

#1  Perseroan terbatas ( PT )

Perseroan terbatas ( PT ) adalah organisasi khusus bisnis yang mempunyai badan hukum resmi yang dimiliki oleh paling minimal dua orang yang tanggung jawabnya hanya berlaku kepada perusahaan tanpa melibatkan sepeserpun harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. 

Di dalam Perseroan Terbatas, pemilik modal tidak selamanya harus memimpin perusahaan, karena bisa juga dengan menunjuk orang lain di luar pemilik modal agar dapat menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / perseroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal dengan minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lain.

#2  Koperasi

Koperasi adalah bentuk organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh sekelompok orang demi memenuhi kepentingan dan bkebutuhan bersama. Koperasi melandaskan berbagai kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan asas kekeluargaan.

#3  Perusahaan Daerah

Perusahaan Daerah adalah bentuk perusahaan yang sebagian atau seluruh modal yang dimiliki di dalamnya adalah milik atau dipegang oleh Pemerintah Daerah, baik modal yang berasal dari kekayaan daerah yang dipisahkan maupun dari hasil Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


Pembagian Bank Menurut Kepemilikan

Berdasarkan faktor kepemilikan Bank dapat dikelompokan menjadi 4 :

#1  Bank Pemerintah

Bank Pemerintah adalah bank yang modalnya berasal dari pemerintah dan bertugas meningkatkan kesejahteraan masyarakat, contohnya Bank Tabungan Negara ( BTN ).

#2  Bank Swasta

Bank Swasta adalah bank yang pemilik modalnya dimiliki oleh pihak swasta. Umumnya bank tersebut bertujuan mencari laba. Contohnya Bank Mega, Bank CIMB Niaga, Bank OCBS NISP.

#3  Bank Campuran

Bank Campuran adalah bank yang sebagian modalnya dimiliki pemerintah dan sebagian lain dimiliki swasta. Contohnya BNI 1946, bank mandiri dan BRI

#4  Bank Pemerintah Daerah

Bank Pemerintah Daerah adalah bank pembangunan milik pemerintah daerah yang terdapat pada setiap daerah tingkat satu. Contohnya Bank DKI, BPD Sumatera Barat ( Bank nagari ) dan BPD.


Artikel Terkait

Pembagian Bank dan Penjelasanya Terlengkap
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

1. Silahkan berkomentar, gunakan bahasa yang baku, sopan, dan sesuai dengan topik
2. Link Hidup maupun Link Mati akan saya hapus dan tidak akan diterbitkan komentarnya
3. Silahkan kalo mau mengcopas untuk referensi atau tugas, jangan lupa sertakan sumbernya!
4. Komentar tanpa akun (Anonim) tidak akan dijawab atau diterbitkan

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *