Sejarah Penemuan Sel Beserta Kesimpulan Pengamatan Sel Oleh Ilmuan

Daftar Isi [Tampilkan]

Disebuah sebutan pastinya mempunyai sejarah, tidak terkecuali pada sel. Sel adalah bagian yang paling penting bagi manusia, hewan, dan tumbuhan. Kamu harus mempelajarinya walaupun hanya sejarah singkat penemuan selnya saja. 

Teori sel itu sangat luas, selalu berkembang menyesuaikan dengan banyaknya ilmuan yang mengembangkannya.

Tetapi pada artikel ini akan dijelaskan sejarah penemuan sel secara ringkas beserta kesimpulannya agar kamu tidak bosan membacanya.


Sejarah Penemuan Sel Beserta Kesimpulan Pengamatan Sel Oleh Ilmuan, bukusemu

Pada postingan sebelumnya juga telah dibahas mengenai apa itu sel di dalam postingan Pengertian, Manfaat, Dan Pembelahan Sel Pada Makhluk Hidup Terlengkap

Sejarah Penemuan Sel Menurut Para Ahli Beserta Kesimpulannya Secara Ringkas


Apakah kamu tau siapa yang menemukan sel itu? Ya, sel pertama kali ditemukan oleh Robert Hooke pada tahun 1665.

Robert Hooke adalah seorang ilmuan dari Inggris. Dia menemukan sel pertama kali pada saat mengamati sel gabus dari dinding sel tumbuhan yang sudah mati dengan menggunakan bantuan mikroskop sederhana.

Pada objek yang diamati lewat mikroskop itu, Ia melihat adanya ruangan kecil kosong yang kemudian dinamakannya dengan sel.

Mengapa Hooke menamakan sel? Bukan yang lainnya?
Karena terdapat ruangan kecil sehingga dinamakan kamar kecil dengan bahasa latinnya adalah cellula. Cellula kemudian dirubah hooke menjadi sel.

Pengamatan mengenai sel tidak berhenti disitu saja, setelah Robert Hooke menemukan sel tadi akhirnya dikembangkan oleh Antonie van Leeuwenhoek atau Antonie Philips van Leeuwenhoek, seorang ilmuan Belanda. 

Leeuwenhoek merancang sebuah mikroskop kecil berlensa tunggal dan melakukan pengamaatan dengan mengamati air rendaman jerami menggunakan mikroskop tadi. Ia kemudian menemukan organisme yang bergerak-gerak di dalam air, yang kemudian disebut bakteri.

Dia menjadi orang yang pertama kali melihat sel hidup dari alga Spirogyra dan bakteri dengan menggunakan mikroskop pada tahun 1674.

Leeuwenhoek juga mendapat julukan sebagai ‘Bapak Biologi (Father of Biology)’. Karena berjasa dalam pengembangan mikroskop dan mikrobiologi.

Sejak saat itu, para ilmuan di seluruh dunia berlomba-lomba untuk melakukan percobaan tentang sel.

Berdasarkan hasil penemuan dan pengamatan mengenai sel yang dilakukan para ilmuan biologi, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut :


  1. Semua makhluk hidup terdiri dari sel-sel
  2. Sel merupakan unit struktural terkecil yang dimiliki makhluk hidup
  3. Sel menjadi komponen dasar penyusun tubuh makhluk hidup
  4. Sel merupakan unit fungsional karena sel melakukan suatu fungsi kehidupan, seperti sintesis protein yang berhubungan dengan pembentukan karakteristik morfologi dan fisiologi, reproduksi dalam proses pertumbuhan dan perkembangan, melakukan respon, atau melakukan pemanfaatan energi
  5. Semua sel yang ada di dalam tubuh merupakan regenerasi dari sel sebelumnya
  6. Sel merupakan unit hederitas yang dapat mewariskan sifat genetic dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Related Posts

Komentar

Subscribe Our Newsletter