4 Tips Wajib Memilih Pinjaman Pribadi Non-Bank

Daftar Isi [Tampilkan]

Meningkatnya kebutuhan hidup selalu selaras dengan berkembangnya zaman. Terlebih lagi jika Anda harus mempersiapkan dana khusus untuk kebutuhan-kebutuhan mendadak. Mengajukan pinjaman uang pribadi merupakan salah satu alternatif yang ideal untuk mendapatkan bantuan finansial.

Layanan pinjaman tersebut tidak hanya ditawarkan oleh lembaga perbankan. Kini, banyak lembaga non-bank yang juga menawarkan produk pinjaman dalam berbagai jenis, termasuk pinjaman pribadi.

Namun menjamurnya lembaga non-bank mengharuskan Anda untuk tetap selektif. Berikut adalah tips yang bisa Anda ikuti.

  • Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) merupakan salah satu lembaga yang menawarkan bantuan finansial. Di lembaga ini pula Anda bisa mengajukan pinjaman pribadi.

Namun sebelumnya Anda harus mencari tahu apakah lembaga tersebut sudah mengantongi izin dari OJK atau belum. Pastikan pula koperasi tersebut sudah terdaftar di Kementerian Koperasi dan UKM.

Selain KSP, layanan pinjaman online juga menjadi alternatif untuk mendapatkan dana cepat. Akan tetapi, menjamurnya jenis layanan finansial berbasis online justru menciptakan celah bagi oknum-oknum tidak bertanggungjawab.

Untuk itu, pastikan layanan tersebut sudah terdaftar di OJK. Anda bisa memastikannya dengan mengeceknya melalui laman resmi OJK.


  • Transparansi Biaya dan Suku Bunga 

Tak jauh berbeda dari lembaga perbankan, lembaga non-bank juga menerapkan adanya suku bunga pada produk-produk pinjaman yang ditawarkan. Selain suku bunga, proses pengajuan pinjaman juga dikenakan biaya administrasi. 

Baik suku bunga maupun biaya pemrosesan, keduanya penting untuk diperhatikan sebelum mengajukan pinjaman pribadi. Pilihlah lembaga keuangan non-bank yang transparan dalam memberikan informasi mengenai pemberlakuan suku bunga, biaya administrasi, biaya denda, tenor, dan sebagainya.

Lembaga non-bank yang bersikap transparan memungkinkan calon debitur untuk mengetahui apakah produk pinjaman yang ditawarkan sesuai dengan kemampuan bayar atau tidak. Di sisi lain calon peminjam juga harus proaktif mengkonfirmasi kebenaran promosi produk pinjaman.


  • Jangan Tergiur Promo

Tips selanjutnya dalam memilih pinjaman uang pribadi melalui lembaga non-bank adalah dengan tidak mudah tergiur dengan promo. Kebutuhan finansial yang mendesak memang bisa membuat beberapa orang tergiur dengan kemudahan proses pengajuan pinjaman dan promo yang ditawarkan. 

Namun, proses yang relatif cepat ditambah dengan promo menarik tidak menjamin mutu dari penyedia layanan pinjaman. Justru banyak perusahaan keuangan yang memanfaatkan cara ini untuk menggaet korban.

Alih-alih mendapatkan kemudahan, nasabah justu merugi karena produk pinjaman yang didapatkan tidak sesuai dengan promo. Meski begitu, masih ada lembaga peminjaman yang benar-benar bisa dipercaya.

Maka dari itu, penting bagi setiap calon debitur untuk mengkonfirmasi terlebih dahulu kebenaran promo-promo pinjaman uang tunai.


  • Perhatikan Produk yang Ditawarkan

Jangan membeli kucing dalam karung. Rasanya peribahasa ini berlaku juga saat Anda ingin mencari pinjaman tunai melalui lembaga non-bank.

Selain menentukan lembaga yang terpercaya, Anda juga harus mempelajari terlebih dahulu produk-produk pinjaman yang ditawarkan. Salah memilih produk akan berakibat fatal, seperti suku bunga yang melebihi kemampuan bayar. 

Sebagai calon peminjam Anda harus tahu betul produk pinjaman pribadi seperti apa yang benar-benar Anda butuhkan. Apakah pinjaman tanpa jaminan atau dengan jaminan? Jangan lupa juga untuk membaca dan memahami syarat serta ketentuan setiap jenis pinjaman yang ingin Anda ajukan.

Apabila ada beberapa hal yang belum Anda pahami, tanyakan pada penyedia layanan pinjaman tersebut. Ketidaktelitian dan ketidakmampuan calon nasabah justru akan merugikan nasabah itu sendiri. Hal ini berlaku di semua jenis lembaga keuangan non-bank, baik itu berbasis online maupun offline.

Selain tips-tips di atas, Anda juga harus mempertimbangkan besarnya pendapatan Anda. Tujuannya agar agar Anda memilih produk pinjaman uang pribadi yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Jangan lupa juga untuk selalu menjadi konsumen yang teliti agar tidak merugi.  


Related Posts

Komentar

Subscribe Our Newsletter